Bukan kerena Mempelajari Kitab-kitab Suci

0

Posted by admin | Posted in Surga | Posted on 04-05-2012

Tags: , , , , , ,

Hidup kekal (masuk surga) bukan karena mempelajari Kitab-kitab suci.

Yohanes 5 : 39 – 40 ——> ” Kamu menyelidiki Kitab-kitab suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. ”

John 5 : 39-40, NIV Bible ——> ” You diligently study the Scriptures because you think that by them you posess eternal life. These are the Scriptures that testify about me, yet you refuse to come to me to have life. ”

Nampak jelas disini, bahwa banyak orang sepertinya berusaha diselamatkan, masuk ke surga, tapi nyatanya banyak dari mereka MENOLAK Yesus Kristus yang adalah juru selamat. (refuse to come to Jesus).

Banyak orang mempelajari kitab-kitab suci bahkan membahas Alkitab dengan banyak versi (hingga perdebatan yang tidak berujung). Ada juga yang beranggapan, bahwa Alkitab sudah tidak asli lagi, ada juga yang beranggapan bahwa Alkitab itu benar dan ada juga yang mengatakan tidak benar, ada juga yang beranggapan …….. lah terlalu banyak orang bicara inilah, itulah ……, dan sebagainya mengenai Alkitab.

Banyak orang, sekalipun diluar iman kepada Yesus, mempelajari Kitab-kitab suci, bahkan hingga bermacam-macam gelar seakan-akan tahu tentang Yesus. Jangan kan yang diluar iman kepada Yesus, sedangkan faktanya telah banyak orang sekolah Alkitab, hingga bergelar STh, MTh, DTh, dan bahkan bilamana perlu hingga Profesor Alkitab. Banyak orang juga mempelajari kitab-kitab suci dan studi banding diantaranya. Dan masih banyak lagi orang sepertinya mencari cari kebenaran supaya beroleh hidup kekal, masuk ke surga. ……… Kesimpulannya, bahwa Alkitab adalah buku yang “paling laris” dipasaran karena banyak diperbincangkan. Dari Alkitab itulah turun begitu banyaknya buku karangan orang-orang yang mempelajarinya.

Memang benar bila dikatakan : bagaimana mungkin tidak mempelajari Alkitab (terutama bagi mereka yang akan memberitakan injil) karena untuk injil sampai ke daerah-daerah pun perlu ada yang diutus yaitu mereka yang memberitakan Injil tersebut hingga membentuk komunitas Kristen (atau tepatnya, Gereja Tuhan). Seorang pemberita Injil pada umumnya adalah orang yang “terpanggil” untuk TUHAN saja, ia tidak bermotifasi lain (misalnya karena uang, ambisi, jabatan dan sebagainya). Orang orang terpanggil inilah umumnya banyak belajar Firman Tuhan dan bergumul secara pribadi dengan Roh Kudus, bahkan untuk lebik melengkapi pelayanannya, ia sekolah Alkitab. Banyak harga yang harus dibayar, bagi yang tulus melayani Tuhan.

Kita semua dapat mempelajari Alkitab, namun yang terpenting: Adakah itu merupakan jalan bagi kita masuk ke surga? …..Adakah itu membawa Anda menemukan kebenaran ? …….(dan lebih terpenting lagi) : Adakah itu membuat Anda masuk surga (beroleh hidup kekal di surga)? Atau….Anda akan bingung dan akhirnya binasa (hidup kekal di neraka) ?

HIDUP KEKAL di surga diperoleh bukan karena mempelajari Kitab-kitab suci tetapi DATANG KEPADA YESUS sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Hidup kekal di surga diperoleh karena MELAKUKAN Firman-Nya, ini didahului oleh : kita “datang kepada” Yesus, kita bertobat dari “hidup lama” kita dan masuk kepada “hidup baru” didalam Yesus Kristus.

Yohanes 8 : 51  ——->  ” Aku berkata kepadamu : ‘sesungguhnya barang siapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.’ ”

Hanya satu-satunya JALAN supaya orang bisa beroleh HIDUP atau diselamatkan (hidup kekal di surga) yaitu melalui Yesus Kristus. (dan tidak ada jalan lain).

Kisah Para Rasul 4 : 12  ——->  ” Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Yohanes 14 : 6  ——–>  ” Kata Yesus kepadanya : ‘Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.’ ”

Matius 28 : 18  ——->  ” Yesus mendekati mereka dan berkata : ‘ Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.’ ”

Saudara-saudara, yang membaca ini, saya pribadi ingin sampaikan satu hal : Tuhan Yesus itu begitu baik. Ia sangat baik dan teramat baik. Ia hingga saat, detik ini pun, masih memanggil kita untuk datang kepada-Nya.

Banyak orang “susah”, banyak orang ‘stres” banyak orang kuatir akan hidup ini, banyak orang “sakit”, tertekan, berbeban berat, banyak orang berdosa dan ingin masuk ke surga ………. dan masih banyak lagi alami penderitaan di dunia ini.   Ini dapat diselesaikan bukan oleh karena mempelajari Kitab-kitab suci tetapi hanya oleh DATANG kepada Dia (Yesus Kristus yang adalah TUHAN dan juru selamat).

Saat orang datang kepada Dia, ia akan alami pembaharuan dalam hidupnya, alami mijizat kesembuhan dari luka batin, alami kelegaan, dapat kekuatan supra natural dan konsep hidupnya berubah total seperti yang Tuhan mau, dan banyak lagi …….. (ini semua didapat BUKAN hasil mempelajari Kitab-kitab suci), semua ini datang dari Tuhan Yesus yang saat ini berada di Surga namun Roh-Nya (yaitu Roh Kudus) bekerja hingga saat ini pun bagi siapa saja yang mau datang kepada-Nya.

Hingga detik ini pun, Dia memanggil Anda untuk DATANG kepada-Nya :

Matius 11 : 28   ——->  “ Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”

 

——————————- TUHAN YESUS kiranya MEMBERKATI Anda ——————————–

Yang Najis dan Haram

0

Posted by admin | Posted in Firman Allah | Posted on 26-04-2012

Tags: , , , , ,

Yang Najis dan Haram

Dengar dan camkanlah : bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.”  (Matius 15 : 11).

Ulasan fakta :

Banyak orang beribadah, (apapun keyakinannya), mengenal kata najis atau haram. Mereka berusaha menghindar dari hal-hal yang digolongkan dalam kata tersebut, baik makanan maupun perbuatan. Dengan demikian ibadahnya mereka anggap benar. Apakah yakin sudah benar ?

Seringkali juga perkara najis atau haram menjadi bahan perdebatan, bahkan hingga perselisihan yang berujung kebencian kepada orang lain, seakan-akan (kalau dapat) membunuh orang lain tersebut. Ia merasa dirinya benar, orang lain tidak benar, namun tanpa disadarinya bahwa sesungguhnya ia sudah masuk kepada “kenajisan” yaitu dengan membenci orang lain.

Definisi :

Kata najis atau haram merupakan bahasa Indonesia, yang dalam bahasa inggris dapat diartikan beberapa pengertian. (Anda dapat cek sekarang juga di kamus online, misalnya di Google translate). Najis (bahasa Inggrisnya : unclean, impure, profane) dan haram (bahasa Inggrisnya : forbidden, illegitimate, illicit) boleh disimpulkan bahwa hal-hal tersebut tidak baik untuk dilakukan.

Menggali lebih dalam lagi, mungkin masing-masing kata dapat diuraikan.
unclean —–> berarti : najis, kotor, tidak bersih.
impure  —–> berarti : kotor, najis, tdk murni, janabah
profane  —–> berarti : kotor, duniawi, najis, biasa, tdk suci, tdk senonoh, tdk sopan, (dalam bentuk kata kerja berarti : mencemarkan, mencemari).
forbidden —–> berarti : terlarang, haram
illegitimate  —–> berarti : haram, zinah
illicit ——->  berarti : gelap, haram, sumbang, yg melanggar hukum

Ada lagi dalam bahasa Inggris : harm. Harm dalam pengertian kata bendanya berarti : kerugian, kerusakan, celaka, kejahatan, kemalangan. Harm dalam pengertian kata kerjanya berarti : membahayakan, merugikan, merusak, menyakiti, melukai, mengganggu, mencelakakan, menjahati, membejatkan.

Pengertian Alkitabiah :

Kamus Alkitab, memberi pengertian kata haram berarti : makanan haram dan beberapa perbuatan terlarang yang menajiskan orang Israel, sehingga mereka tidak boleh lagi mengikuti ibadah, kalau tidak diadakan upacara korban untuk mentahirkan orang dahulu.

Seringkali orang mengartikan pengertian haram/halal atau najis/tahir dalam hal makanan atau kebendaan yang mungkin menyangkut ibadah. Bahkan ada pengertian yang lebih bodoh !, diartikan sebagai makanan yang keluar dari mulut alias muntah yang secara logika pun sudah tentu menjijikan.

Pengertian yang benar tentulah menyangkut efek dari hal najis atau haram tersebut.

Tuhan Yesus berfirman dan menjelaskan kepada murid-muridNya, (dalam Matius 15:18) : “Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.”

Selanjutnya, dalam Matius 15 : 19 : “Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.” Itulah yang menajiskan orang. Kita hitung disini ada 7 hal pengertian yang menajiskan orang. Namun, ….. apakah cuma 7 hal tersebut sajakah yang najis?

Mari kita lihat, dalam Markus 7:20-23 ……ini lebih lengkap lagi !
Kata-Nya lagi: Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.” Semua hal-hal jahat ini (ada 13 hal) timbul dari dalam dan menajiskan orang.  Mungkin, ….. Anda bertanya apakah cuma 13 hal tersebut sajakah yang najis dan haram ?

Kita boleh menggali lagi, bagaimana dengan hal : korupsi ? ya, mungkin ini sama dengan mencuri, ….. ok, bagaimana dengan berbohong (sekalipun ada orang berkelit berbohong demi kebaikan, katanya), membenci orang, berkata kasar dan kotor, merusak kepemilikan orang lain, tidak mau diatur, dan sebagainya ………., bahkan sampai hal-hal yang sepertinya sepele, contoh: buang sampah sembarangan.

Bahan Perenungan :

Yang terpenting disini (mari cek masing-masing hal tadi), Sudahkah kita melakukan yang 7 hal di atas? Lebih lagi, …… Sudahkah kita melakukan yang 13 hal di atas?   Atau bahkan, ….. kita diajak untuk cek diri kita, bahwa masih terlalu banyak yang harus diwaspadai PADA DIRI KITA yang tidak boleh kita keluarkan atau lakukan karena hal itu dapat ber-efek menajiskan orang.

Disinilah kita perlu Roh Kudus, supaya kita dapati pengertian seperti yang Kristus mau. Tanpa Roh Kudus (yang adalah Roh Allah sendiri) maka kita tidak mengerti maksudnya TUHAN, sehingga kita seperti orang buta yang mungkin juga bisa menuntun orang buta yang lain tapi akhirnya masuk lobang (kebinasaan). Ketika hati kita diubah olehNya, maka kita diterangiNya dan memiliki pikiran Kristus sehingga boleh memiliki pengertian yang benar. Kiranya TUHAN yang membenarkan hidup kita. Amin.

 

 

Catatan: Bahwa menjadi murid Kristus belum cukup, tanpa menerima Roh Kudus. Perlu sekali murid Kristus menerima baptisan Roh Kudus, supaya hidupnya selalu diterangiNya. Menjadi ciptan yang baru, yang lama sudah berlalu. Hidup kudus dan hidup dalam kondisi berjaga-jaga yang memiliki pikiran Kristus. Kapanpun, dan kondisi apapun, Anda akan siap kalau dipanggil TUHAN, dan masuk ke dalam KerajaanNya yang kekal di surga dimana Tuhan Yesus sebagai Raja Kemuliaan. TUHAN Yesus Kristus memberkati Anda dan saya. Amin.