Home

Welcome to RenunganKristen.com.


RenunganKristen.com is a spiritual site that is primarily intended for people of Indonesia. However, it is possible for everyone in the world to see and get blessing. Hopefully this site can have a positive impact and transform every person who reads it to get to know the Lord Jesus and live a full and victorious peace.

In addition to a summary reflection of God’s Word or sermon, this site also can be your source for the collection of Christian praise and worship lyrics and chords and other relevant information. You can check out this site continually to get information of your favorite Christian Gospel Music and new releases. We truly hope this site could bless all of you to serve our Lord Jesus through our praise and worship.

RenunganKristen.com merupakan situs rohani yang terutama ditujukan bagi orang-orang Indonesia. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan bagi semua orang di dunia untuk melihatnya dan memperoleh berkat. Semoga situs ini berdampak positif dan dapat mengubahkan setiap orang yang membacanya untuk lebih mengenal TUHAN Yesus dan hidup penuh damai sejahtera dan berkemenangan.

Selain renungan Firman Tuhan atau ringkasan khotbah, Situs ini juga dapat menjadi sumber Anda untuk pengumpulan lirik lagu pujian Kristen dan informasi relevan lainnya. Anda dapat memeriksa situs ini terus-menerus untuk mendapatkan informasi terbarunya. Kami sangat berharap situs ini dapat memberkati Anda semua untuk melayani Tuhan kita Yesus Kristus melalui pujian dan penyembahan kita.

Our Lord Jesus bless you all.

CONTOH RENUNGAN :

Sehat – Kaya – Bahagia – mati Masuk Surga.

Sehat, kaya, bahagia, mati masuk surga ———-> ini adalah apa yang diinginkan oleh semua orang percaya kepada Tuhan. Mungkin ada orang kaya, tapi lama dalam kondisi sakit parah (tentu orang tidak mau ini). Mungkin juga ada orang sehat, tapi miskin dan menderita bahkan hingga kondisi banyak hutang dan penuh kesulitan (tentu ini pun tidak diinginkan). Mungkin juga ada orang sehat dan kaya serta berlimpah hartanya, terkenal, tetapi hidupnya tidak bahagia, ia dan hatinya hidup penuh tekanan, atau ia merasa tidak ada yang peduli, atau rumah tangganya berantakan dan tidak ada kedamaian, atau jiwanya merasa penuh ketakutan dan seringkali tidak dapat tidur nyenyak, ….., dan sebagainya.

Adakah Anda berada di 3 hal tersebut pertama di atas tadi?
Adakah Anda berada di salah satu atau bahkan semua kekurangan di atas?
(semua ini baru menyangkut hal di bumi).

Namun masih ada satu lagi, yaitu mati masuk ke surga (Kerajaan Allah). Ada orang di dunia ini keadaan sehat, kaya, bahagia ……..seakan-akan telah sempurna di bumi ini, tetapi mati masuk neraka (sungguh sial dan rugi besar orang macam ini). Ada juga orang yang mengalami sakit, atau miskin, atau kurang bahagia hidup di bumi, tapi mati masuk ke surga (nah….. ini masih mendingan dan beruntung). Tetapi ada juga orang sehat jasmani dan rohani, kaya dan tidak kekurangan apapun serta hidup cukup, hatinya bahagia dan penuh kedamaian serta melayani Tuhan secara roh jiwa dan tubuh,…..DAN mati masuk ke surga.

Yang terakhir disebut di atas tentu inilah yang dirindukan oleh : semua orang yang mengasihi dan melayani Tuhan Yesus, bahkan semua orang percaya Tuhan ATAU mungkin juga ‘orang lain’ (jika tahu kebenarannya semua orang akan mengharapkan hidup kekekalan di surga).

NAMUN, mengapa banyak orang GAGAL masuk surga atau bahkan semua yang disebut pada kalimat pertama di atas ? (padahal surga dan neraka itu :nyata dan kekal)

Marilah kita renungkan contoh hidup pribadi Yusuf.

Sumber bacaan : Kejadian 50: 15-21. Matius 6 : 14 – 15. Amsal 4 : 23.

Ulasan singkat :
Kalau kita melihat apa yang dialami oleh Yusuf, bani Israel, mulai dari Kitab Kejadian pasal 37 hingga pasal 50 (pasal terahir kitab ini) maka kita mengerti lebih dalam siapa dan bagaimana Yusuf ini. Ia mendapat mimpi (lebih tepatnya visi dari TUHAN). Justru dari hal mimpi inilah maka : – ia dibeci saudara-saudaranya, dipandang rendah dan diperlakukan tidak baik oleh mereka, – ia dibuang ke sumur, – ia dijual dan dijadikan budak, – ia difitnah, – ia dipenjarakan. (secara manusia ia diperlakukan tidak adil dan menyakitkannya) Tetapi diantara hal-hal ini, ia ternyata juga mengalami disukai orang lain karena KARAKTER dan PERILAKUNYA, sehingga mengalami promosi baik di rumah Potifar bahkan hingga akhirnya menjadi penguasa yang dipercaya Firaun di Mesir. Hingga akhir hidupnya, ia meninggal dalam keadaan bahagia, sehat, kaya dan tentunya masuk surga (karena hidup sesuai dengan ketetapan Tuhan dan apa yang dijanjikan Tuhan).

Uraian menuju Rhema:
Pribadi Yusuf adalah contoh HIDUP BENAR di dalam Tuhan namun juga ia mengalami PROSES dari Tuhan. Ia tetap berpegang pada visi yang Tuhan taruh dan janjikan (seperti halnya Firman Tuhan / Alkitab yang berisikan janji-jani Tuhan). Ia tidak mau mencemarkan dirinya terhadap dosa, menjaga hidup kudus dan benar bagi Tuhan. Ia juga menjaga hati karena ia tahu apa yang ada di depan. Ia tidak mau gagal meraih apa yang dijanjikan tersebut.

Ia juga penuh pengampunan atas perlakuan orang-orang terhadap dia. Dan ternyata benar, ia sukses besar, ia berhasil dan beruntung hingga Tuhan memanggilnya ke Kerajaan surga. Semua yang dialami oleh Yusuf karena ia selalu menghargai PENYERTAAN TUHAN.

Rhema : (dari Alkitab melalui pribadi Yusuf)

1. Pegang teguh janji-janji Tuhan.

Alkitab adalah buku berisikan firman Tuhan. Ia merupakan ‘warisan’ bagi kita, yang Tuhan wahyukan melalui hamba-hambaNya yaitu para nabiNya. Untuk bisa tahu isinya, tentu orang harus membacanya dari Kitab Kejadian sampai Wahyu, terus diulangi lagi dan … terus hingga akhir hidup di dunia ini. Dengan demikian akan terjadi baik ‘pembacaan’ maupun yang terpenting yaitu ‘perenungan’ dan ‘melakukan Firman Tuhan’. (banyak orang berhasil hidupnya mulai dari sini).

Sayangnya,…..banyak orang tidak terlalu suka akan meresponi firman Tuhan tersebut dan banyak yang lebih suka atau tertarik dengan berita/informasi dari dunia baik melalui media cetak dan elektronik seperti misalnya koran, majalah, tv dan internet yang berisikan tips duniawi belaka. Lebih BAHAYA lagi, banyak orang kristen tidak suka baca (apalagi merenungkan) firman Tuhan. Bayak juga orang kristen lebih suka nonton berita, sinetron, face-book dan sebagainya tanpa ada pembahasan atau menanggapi firman Tuhan. Awas, ini suatu jebakan iblis !

Banyak juga orang kristen tergeser oleh kondisi keadaan dan memprioritaskan utamanya bukan lagi Tuhan. Bahkan bayak orang dulunya ‘Kristen’, percaya akan janji Tuhan sekarang telah murtad. Orang-orang yang seperti ini menuju kegagalan dan tanpa disadari ia sedang masuk kepada kondisi ‘sakit’ ‘miskin’ dan ‘menderita’ kalau dibiarkan terus sampai mati, maka ia GAGAL masuk ke surga alias sukses masuk ke neraka. Tanpa disadari ia sedang menjauhi Tuhan dan menuju KUTUK. Awas ! si iblis sangat cerdik menarik orang percaya (orang Kristen) sebagai targetnya. Dengan cara halus, pengaruh dunia sedikit-demi sedikit masuk melalui pikiran dan mengubah pola pikir orang percaya. Hati-hati ya……!

Yusuf, dalam keadaan apapun, di mana pun ia tetap berpegang kepada janji Tuhan. Walaupun sepertinya ia bisa saja gagal dan tidak lagi mempercayai janji Tuhan, melihat fakta secara mata jasmani yang membuatnya bukan terjadi baik atau enak menurut jasmani. Tetapi Yusuf tetap berpegang pada Janji Tuhan (dengan kata lain ia cinta akan Firman Tuhan).

Ternyata kalau kita renungkan ‘warisan’ kita yaitu Alkitab, berisikan BANYAK JANJI TUHAN : selamat, hidup kekal, kedatangan Tuhan, perlindungan, berkat, penghiburan, nasihat, peringatan akan dosa dan kutuk, …… dan sangat banyak kebaikan Tuhan yang akan dinyatakan bagi orang yang berpegang pada Firman Tuhan. Saya yakin dan banyak orang ‘KRISTEN’ berkemenangan hidupnya sehat, awet muda, panjang umur, dicukupkan dalam segala yang ia perlukan, banyak memberi namun semakin diberkati, hatinya penuh damai sejahtera, …., dan banyak menglami mujizat Allah SEMUA ini karena berpegang teguh pada Firman Tuhan.

2. Hidup penuh kasih dan pengampunan.

Mengampuni adalah salah satu ‘karakter’ ilahi yang Tuhan Yesus Kristus ajarkan kepada semua orang percaya kepadaNya. Adalah sifat umum manusia (yang telah tercemar dan mewarisi dosa ini) mudah tersinggung dan sakit hati. Banyak orang menamakan diri kristen tetapi masih memegang kuat harga diri, memandang dirinya lebih hebat dan mau dihormati saja tanpa mau menghargai orang lain. Tidak terkecuali, bahkan di dunia organisasi gereja sekalipun. Ada kesaksian tentang surga dan neraka, bahwa banyak orang ‘Kristen’ juga masuk neraka. Mereka pikir akan masuk ke surga (dan seharusnya juga masuk surga dimana Tuhan Yesus sebagai Raja Surgawi) tetapi kenyataannya GAGAL dan berakhir di neraka. Banyak di neraka orang yang di bumi dahulu sebagai Kristen TAPI karena TIDAK MAU MENGAMPUNI maka ia behakhir di neraka. DAN banyak diantaranya juga para pendeta dan hamba-hamba Tuhan lainnya. (Mat 6 : 14-15).

Sebenarnya, Yusuf pun punya alasan untuk balas dendam kepada semua saudaranya yang telah menganiaya dia dahulu, dan saat yang paling tepat yaitu ketika ayahnya (Yakub) telah mati. Tetapi ia tidak mau lakukan itu, karena KARAKTER ilahi ada sejak ia DIPROSES dan DIBENTUK TUHAN melalui penderitaan sebelumnya. Ia selalu menyerahkan kepada Tuhan dan berpegang teguh atas janji TUHAN MENYERTAInya.

Saya yakin SEMUA orang ‘Kristen’ yang taat, akan mengalami proses pembentukan karakter dalam kasus-kasus yang berbeda. Terkadang ia harus rela : dirugikan, disakiti, dicuri, diinjak, ….. dan sebagainya. Ingat ..! ini memang berat, ….. seperti halnya PIKUL SALIB. Tapi, selama ia berpegang teguh pada firmanNya dan penuh kasih dan pengampunan, maka TUHAN SELALU memberi pertologan. Ada jalan keluar bagi orang yang mau pikul salib. Lihat nantikan pertolongan dan mujizatnya. Sesungguhnya tanpa kita sadari, ketika kita melepaskan pengampunan dan mengucap syukur serta memberkati orang yang menganiaya kita, kita sedang menuju NAIK LEVEL di mataNya dan Tuhan perhitungkan sebagai HIDUP YANG BERKELIMPAHAN.

3. Jaga hati.

Jaga Hati adalah awal dari pergerakan atau langkah setiap orang yang mau menuju sukses. Ini erat kaitannya dengan ‘karakter’ – penguasaan diri. Dari hati ini, maka orang akan bertindak : hati-hati, mawas diri, perhatikan lingkungan dan pendangan ke depan. Hati merupakan pusat atau sumber inisiatif dan tindakan. Banyak juga orang NGACO alias ngawur, emosi kasar, tidak berpikir panjang, iri, benci, menipu, …, dan sebagainya karena dari awal, hatinya jahat. Dari buahnya di kemudian, maka hidup seseorang akan ditentukan dari hati ini. Baik hidupnya benar atau keliru, berhasil atau gagal, baik atau rusak/hancur dan sebagainya, ditentukan dari hal menjaga hati ini. (lihat Amsal 4: 23). “jagalah hatimu karena dari situlah TERPANCAR KEHIDUPAN

Yusuf, selalu menjaga hatinya, ia penuh dengan sikap penguasaan diri. Karakter ini nampak jelas ketika digoda untuk berhubungan sex dengan isteri Potifar. Ia menjaga hatinya dan menjaga hidupnya kudus. Ia tahu, apa akibat KE DEPAN kalau ia gagal dalam hal ini, maka hidupnya HANCUR. Puji Tuhan Yusuf berhasil dalam menjaga hati, tidak emosional dan tergiur dengan hal itu, tapi akibatnya ia difitnah dan dipenjarakan.

(saya pribadi, penulis ini, teringat ketika awal bekerja di pengeboran di Kalimantan pada 1994-1995 dengan posisi saya sebagai site engineer, banyak teman-teman mengajak saya ke lokalisasi pelacuran, ke diskotik terutama akhir pekan, tapi saya tetap menolaknya dan resikonya saya dikucilkan, dinilai aneh, … dan sebagainya. (ini peperangan rohani bagi saya) Bahkan karena saya tidak merokok pun, saya diejek oleh anak buah, supervisor pemboran : ‘laki-laki tidak merokok ibarat sepeda motor tak bermesin’, saya tidak disukai mereka. Disitulah saya merasa banyak tekanan.
Ketika saya di Amerika bekerja 2003-2008, juga menjumpai hal yang sama yaitu teman-teman mengajak untuk berzinah dengan bujukan iblis melalui teman yang berkata : ‘isteri di rumah tidak tahu’ ‘hayolah coba, ada banyak bangsa di sini dan cantik-cantik dan sebagainya’. Sering mereka mengajak dan berujung selalu resiko dibenci. Saya tolak ajakan mereka itu dan kutuki perbuatan itu karena akan berefek kehancuran rumah tangga di kemudian. Saya bukan takut isteri saya tapi saya TAKUT kepada TUHAN yang memandang dari surga yang kudus.)
Setiap orang yang menjaga hati, pasti hidupnya cerah. Hati yang didasari iman dan pengharapan akan hidup ke depan, TERNYATA BENAR-BENAR Tuhan bela – (pada waktunya). Mungkin ia harus mengalami siksaan, hinaan, ejekan dan sebagainya…..itu semua proses akan ujian kesetiaan. Dan puji Tuhan saya banyak melihat orang benar-benar ‘Kristen’ menjaga hati dan hidupnya BAHAGIA dan sejahtera.

Jaga hati juga membentuk karakter ‘kesetiaan’ dan ‘ketekunan’. Tapi,….. iblis tidak tinggal diam. si iblis akan selalu menyerang dari berbagai sisi mencari celah supaya ia dapat menghancurkan. Puji Tuhan Kita memiliki Tuhan Yesus yang pernah merasakan hidup sebagai manusia 100%. Ia telah taat dan mati di kayu salib darahNya tercurah bagi orang yang percaya kepadaNya, tapi hari ke-3 ia bangkit (bukti ia hidup, dan menang atas kuasa maut dan si iblis ditelanjangi dipermalukan olenNya) dan Ia setelah beberapa kali menampakkan diriNya kepada murid-muridNya naik ke Surga. Ia akan datang lagi untuk menjemput semua orang-orang kudusnya (yaitu kualitas mempelaiNya) untuk diangkat ‘rapture atau pengangkatan’. (dan saya yakin sebentar lagi ia kana datang, mungkin dalam hitungan waktu yang sangat singkat ini, karena sekarang ini KEBOBROKAN MORAL di dunia sudah lebih parah dari Sodom dan Gomora di zaman lama. Saya melihat ini sejak di Amerika dan terbukti bahwa sekarang baik pernikahan sejenis, narkoba sudah legal di beberapa negara, tanda-tanda anti Kristus telah nyata).

4. Hidup setia dan dalam keintiman selalu dengan TUHAN.

Doa, pujian dan penyembahan serta perenungan Firman Tuhan seharusnya menjadi ‘gaya hidup’ orang percaya kepada Tuhan Yesus. Harus ada ‘KEDISIPLINAN ROHANI’ yaitu sisihkan waktu SETIAP HARI : baca dan renungkan Firman Tuhan, doa, memuji Tuhan baik secara pribadi di saat khusus atau pun dalam kondisi apa pun.
Tidak jarang orang kristen mau makan misalnya (baik di rumah atau tempat-tempat umum), tidak didahului dengan berdoa. Mereka malu untuk berdoa makan di tempat umum. Ini contoh sederhana orang yang GAGAL. Padahal justru dari sini menunjukkan identitasnya. Tetapi, orang ‘Kristen’ yang berkemenangan pasti NAMPAK dari POLA HIDUPnya sebagai orang yang intim bersama Tuhan dan berjaga-jaga (orang-orang seperti ini : bakal berhasil dan sukses dalam hidupnya karena dalam PENYERTAAN TUHAN).

Orang yang menjauhi Tuhan, ia jadi milik iblis. Iblis hanya punya : tipu daya. Iblis hanya bisa mencuri. Pekerjaan iblis hanya menipu dan menyeret orang-orang di bumi untuk jadi temannya di NERAKA nanti. Emas dan perak itu semua kepunyaan Tuhan, Surga itu juga milik Tuhan, mujizat juga dari Tuhan. Tuhan berkuasa memberi berkat. Kesehatan itu dari Tuhan,……apalagi kalau kita menjadi milik Tuhan ?, apa yang sanggup Tuhan berikan kepada yang hidup bergaul intim dengan Dia : sehat, kaya, bahagia, surga ? Itu pasti !!! (karena itu mari kita bergaul erat dengan Tuhan dan saya berdoa untuk Anda supaya SUKSES SELALU ya…!)

Dari pembahasan singkat di atas, kiranya Roh Kudus memberi pemahaman kepada kita tentang arti yang benar : apa itu sehat, kaya, bahagia dan akhirnya masuk surga (Kerajaan Allah). Dalam hal masuk surga PUN TERNYATA ADA PERBEDAAN : ada yang dapat mahkota kemuliaan dan ada yang tidak, ada yang punya banyak mahkota ada yang sedikit, ada yang ‘rumah’ nya besar bagus indah dan ada yang biasa atau setengah jadi, dan ada juga yang sekedar masuk surga seperti diselamatkan dari api (ini masih mending daripada di neraka). Ayo, bertobatlah dari sekarang dan layanilah Tuhan Yesus Kristus, jangan tunggu ajal menjemputmu dan tidak ada kesempatan bertobat.

Kiranya ini memberkati Anda. Jesus Christ Bless you.

 

Contoh renungan lainnya :

Yesus menyembuhkan Bartimeus